RSS

Saat Mas Sabiqku Pergi


Di layar datar inilah pertama kali ku mengenal Mas Sabiqku. Dan saat ini aku merenung di depan layar datar ini. Bagiku, dia adalah sosok yang mempunyai andil besar dalam mengubah hidupku. Dialah salah satu sumber ilmu yang selalu mengalir, sosok lautan yang siap menampung keluh kesahku. Lewat dirinyalah pula ku mengenal sosok-sosok luar biasa lainnya.


Tapi, tak ada yang abadi di dunia ini. Yang bernyawa pasti mati, yang tua digantikan yang muda, siang akan berganti menjadi malam, gelap akan menjadi terang, bunga akan layu seriiring dengan kemunculan buah-buahan. Begitupun dengan Mas Sabiqku, dia datang lalu dia pergi....


Pedih rasanya ditinggal olehnya, sangat kentara ada yang hilang dari hidupku. Dia adalah sosok Abang yang bisa ku ajak untuk berbagi semua keluh kesahku. Aku tumbuh di keluarga yang sangat demokratis sehingga kepedulian dan perhatian itu serasa tak ada, saking demokratisnya,, Pih!!! Aku juga punya kakak, tapi dari sisi usia lumayan sangat jauh, dari segi prinsip banyak sekali yang beda dibandingkan yang samanya. Jelasnya aku tumbuh hanya bersama diriku dan masa-masa kuliah inilah yang membentuk Visi hidupku.


Tapi kini pelita cahaya itu meredup, Mas Sabiqku telah pergi!! Walaupun dia meninggalkan banyak guru bagiku, tetap saja aku merasa kehilangan. Kehilangan semua budi baiknya, semua tauladannya, semua petuah dan nasihat-nasihatnya.


Mas Sabiqku!! semoga Allah Swt, mempertemukan kita semua di Syurga. Amien..

Menangkal Virus Ukhuwwah

Hudzaifah.org - Dalam surat Al Hujurat (QS 49) Allah SWT memaparkan 7 kiat bagi kita untuk menangkal virus-virus ukhuwwah yang bisa menghancurkan shaf ukhuwwah yang telah dibina.
1. Tabayyun
Tabayyun berarti mencari kejelasan informasi dan mencari bukti kebenaran informasi yang diterima. Karena Allah SWT berfirman:
"Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasiq membawa berita maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu." (QS 49:6)
2. �Adamus Sukhriyyah
Artinya tidak memperolok-olokkan orang atau kelompok lain. Firman Allah SWT: "Wahai orang-orang yang beriman janganlah satu kaum memperolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang memperolok-olokkan)." (QS 49:11)
Saat ini terdapat banyak kelompok atau organisasi dakwah. Harus kita sadari bahwa diantara kelompok-kelompok dakwah tersebut terdapat perbedaan yang prinsipil maupun yang tidak prinsipil. Perbedaan dalam menentukan al-hadaful a�la (sasaran tertinggi) termasuk dalam masalah prinsip.
Kondisi ini memancing suasana tanafus (persaingan) yang kadang bentuknya tidak sehat. Persaingan ini akan semakin tidak sehat dengan tampilnya oknum-oknum yang senang melontarkan ungkapan-ungkapan bernada cemooh persaingan.
Berhimpunnya kelompok-kelompok dakwah dan harakah yang ada di bumi sekarang ini adalah suatu mimpi indah. Sebagaimana yang ditulis DR.Yusuf Qardhawi, maka kesatuan wala� (loyalitas) dan tumbuhnya suasana ta�awun dalam menghadapi konspirasi para thaghut adalah sesuatu yang tidak dapat ditawar lagi. Dan kalaupun hal ini belum terwujud karena ada beberapa hal yang belum bisa kita lakukan, maka tidak mampukah kita sekadar meninggalkan tradisi sukhriyyah dan perasaan ana khairun minhu (saya lebih baik daripadanya) seperti yang dinyatakan iblis???
3. �Adamul Lamz
Maksudnya tidak mencela orang lain. Ini ditegaskan dengan firman-Nya:"Dan janganlah kamu mencela diri sendiri�. Mencela sesama muslim, oleh ayat ini dianggap mencela diri sendiri, sebab pada hakekatnya kaum muslimin dianggap satu kesatuan. Apalagi jika celaan itu adalah masalah status dan standar kebendaan. Allah sendiri menyuruh Rosul dan orang-orang yang mengikutinya untuk bersabar atas segala kekurangan orang-orang mukmin. (lLihat QS, 18:28).
4. Tarkut Tanabuz
Yakni meninggalkan panggilan dengan sebutan-sebutan yang tidak baik terhadap sesama muslim. Ini berdasarkan firman Allah SWT:
"Dan janganlah kamu saling memanggil dengan sebutan-sebutan (yang buruk)." (QS 49:11)
Tanabuz dalam bentuk yang paling parah adalah berupa pengkafiran terhadap orang yang beriman. Pada kenyataannya masih saja ada orang atau kelompok yang dengan begitu mudahnya menyebut kafir kepada orang yang tidak tertarik untuk masuk ke dalam kelompok tersebut.
5. Ijtinabu Katsirin minadzdzan
Allah SWT berfirman:
"Wahai orang-orang yang beriman jauhilah kebanyakan dari prasangka, karena sebagian prasangka itu dosa." (QS 49:12)
Pada dasarnya seorang muslim harus berbaik sangka terhadap sesamanya, kecuali jika ada bukti yang jelas tentang kesalahan tersebut. Dan sebaliknya, kepada orang kafir dan musuh Islam, kaum muslimin harus menaruh curiga bila mereka bermanis budi. Allah SWT sendiri menegaskan:
"Sesungguhnya orang-orang kafir menginfakkan harta-harta mereka untuk mengahalangi manusia dari jalan Allah." (QS 8:36)
6. Adamut Tajassus
adalah tidak mencari-cari kesalahan dan aurat orang lain. Perbuatan ini amat dicela Islam. Setiap cara da'wah ada metodenya masing-masing, yang berusaha semaksimal mungkin mendekati cara berda'wah Rasulullah SAW. Allah SWT amat suka bila kita berusaha menutup aib saudara kita sendiri. Firman Allah SWT:
"Dan janganlah kamu sekalian mencari-cari kesalahan (dan aurat) orang lain." (QS 49:12)
7. Ijtinabul Ghibah
Allah SWT menegaskan:
"Dan janganlah kamu sekalian menggunjing sebagian lain.Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati?�
"Ghibah sebagaimana yang dijelaskan Rasulullah SAW adalah menceritakan keburukan dan kejelekan orang lain. Ketika seseorang menceritakan kejelekan orang lain, maka ada dua kemungkinan yang terjadi. Pertama, jika yang diceritakannya benar-benar terjadi maka itulah ghibah. Kedua, jika yang diceritakannya itu tidak terjadi berarti ia telah memfitnah orang lain. Begitu besarnya dosa ghibah, sampai Allah SWT menyamakan orang yang melakukannya dengan orang yang memakan bangkai saudaranya sendiri.

Ini Untukmu Palestina...!!!

AllahuAkbar,,AllahuAkbar,,Allahuakbar
Hanya teriakan takbir yang bisa aku serukan Saudaraku,,,
Kuangkat, Benderamu tinggi2 sambil berlari-lari kecil
Hanya itu yang bisa aku lakukan... Saudaraku!!

Wahai media!!
Kami bukan foto model yang bisa kau suruh-suruh untuk mendapatkan gambar terbaik
Kami tidak mencari popularitas
Ini semua untuk saudara kami di Palestina

In memorian Peduli Palestina mengutuk bangsa kera (Israel)
Jumat, 30 Oktober 2009
FSLDK-KAMMI (rute Pusdai-Gedung Sate-BIP-Mesjid Al Ukhuah)

Adakah Dia Dihatimu...??

Nama Muhammad dalam bahasa Arab berarti “dia yang terpuji”. Allah memang benar-benar menyiapkan utusanNya. Selain nama yang indah, juga akhlaq mulia agar dijadikan teladan oleh umat-Nya hingga akhir masa.

Rosulullah SAW telah mewariskan dua hal yang harus kita jadikan pegangan dalam hidup ini, yaitu Al-Qur’an dan As Sunnah. Maha suci Allah yang telah menepati janjinya untuk menjaga kebenaran dan kesucian Al-Qur’an hingga akhir jaman seperti yang tercantum dalam surat Al Hijr:9. Bagaimana kiranya dengan sunnah Rosulullah SAW? Allah menjaganya dengan cara unik, sunnah-sunnah Rasul itu tidak hanya terdokumentasi dalam bentuk tulisan, namun juga hidup di dalam perilaku para pengikut risalahnya.

Namun terkadang kecintaan terhadap Rasul yang kita maknai dengan kata meneladani perihidupnya dan mengamalkan sunnahnya menjadi bias dan taqlid terhadap mereka yang menjadi salah satu sumber ilmu kita. Secara tidak sadar, sosok Rosulullah telah kita bungkus dengan sosok inspirator kita. Bukan lagi Rosulullah yang menjadi acuan. Lalu dimana kita “simpan” wajah rosulullah???

Wolfgang van goethe seorang penyair Jerman dalam tulisannya banyak memuja Muhammad, pembawa risalah islam. Malah sebagian pemikir Jerman menganggap Geothe benar-benar masuk islam. Pun dengan Michael H. Hart Menempatkan Muhammad SAW di urutan pertama dalam 100 tokoh Paling Berpengaruh Dalam Sejarah.

Sementara kita yang telah bersyahadat, mengakui bahwa Muhammad utusan Allah, terseok-seok karena menyaru wajah teladan kita dengan wajah kyai, ustadz/ustadzah, atau mentor yang kita cintai. Allah telah berfirman dalam surat Ali Imran ayat 31, katakanlah: “jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allahmengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah maha pengampun lagi maha penyayang.

Kyai atau ustadz/ustadzah kita pun menjalani hidup ini dengan sebenar-benar sunnahnya, berdasarkan Al-Qur’an juga Al hadits. Bukan berdasarkan inspiratornya. Mari simak kembali wajah inspirator kita, adakah di sana wajah Rosulullah?? (Shiren/ berbagai sumber)

SenyumMu Menyadarkanku...

Sebelumnya tak ada yag mampu mengajaku untuk bertahan dikala sedih
Sebelumnya ku ikat hatiku, hanya untuk aku seorang
Sekarang kau disini...
Hilang rasanya, semua bimbang tangis kesepian

Kau buat aku bertanya’ kau buat aku mencari tentang rasa ini
Aku tak mengerti...
Akankah sama jadinya bila bukan kamu?
Lalu senyummu menyadarkanku kau cinta pertama dan terakhirku

Sebelumnya tak mudah bagiku tertawa sendiri dikehidupan ini
Sebelumnya rasanya tak perlu membagi kisahku
Tak ada yg mengerti......
Sekarang kau disini hilang rasanya semua bimbang tangis kesepian

Kau buat aku bertanya’ kau buat aku mencari tentang rasa ini
Aku tak mengerti...
Akankah sama jadinya bila bukan kamu?
lalu senyummu menyadarkanku kau cinta pertama dan Terakhirku......


Note: Terkadang Jiwa ini ingin sedikit Lebayyyyy....

Sepotong EPISODE

Tak terasa dua tahun berlalu, rentang waktu ini terasa sangat cepat. Serasa baru kemarin saya memasuki kampus biru ini. Serasa baru kemarin saya menginjakan kaki ini di Bandung. Itulah waktu, yang karenanya kita bisa terlena dan terpedaya bila tidak bisa memanfaatkannya.

Waktu itu, saat memasuki semester pertama. Saat saya masih belum mengenakan jilbab, ada kakak kelas (seorang Ikhwan) yang mengajak ikut mabit. Acara tersebut diselenggarakan oleh FORMAIS/LDK atau pada saat SMA saya memanggilnya DKM/Rohis. Saya pikir waktu itu, toh tak ada ruginya ikut. lagian acaranya malam minggu. Ternyata memanng benar, tidak ada yang membuat diri saya rugi saat berada di FORMAIS. Selanjutnya di minggu-minggu berikutnya hari-hari yang saya lewati diisi dengan kajian rutin keislaman.

Sangat menyenangkan sekali bisa bersentuhan dengan dunia dakwah kampus. Namun, tiba-tiba saja ujian datang menghampiri. Ma2h tiba-tiba tahu kalo saya aktif di LDK, beliau marah dan meminta komitmen saya untuk kuliah yang bener (tidak ikut Organisasi apapun apalagi organisasi keislaman). Hal ini tidak terlepas dari peristiwa yang saya alami saat SMA. Pada waktu itu Allah yang maha Rahman memberikan pelajaran yang sangat berharga, meskipun pada saat itu saya salah mensikapinya.

Sekitar satu semester saya berhenti dari aktifitas dakwah di kampus. Ada berjuta pertanyaan yang dilemparkan rekan aktifis dakwah saat itu. Tapi, apa boleh buat? saya tidak bisa berbuat apa-apa.
Masa-masa berjauhan dengan para kader dakwah dikampus, membuat hidup saya hampa. Berbagai kegiatan di luar saya ikuti, tapi kerinduan untuk berkumpul kembali bersama FORMAIS semakin menyala. Ditambah seorang sahabat yang dulu sangat jauh dari kegiatan keislaman. Tiba-tiba saja memberitahu kalau dia sudah menjadi bagian dari FORMAIS.

Penampilannya, Subhanallah!! saya sampai termenung dibuatnya. Pada awalnya beliau juga tidak berjilbab, tiba-tiba saja muncul dihadapanku dengan jilbab yang sangat rapih, jilbab seorang Muslimah. Saya menangis, pedih dengan diri ini. Mengapa saya menyerah di jalan dakwah, kupeluk bidadari itu dan aku berjanji tak akan pernah kutinggalkan lagi jalan dakwah ini...

Namun ternyata benar, waktu ibarat tebasan pedang. Kini masa Jihad kami akan segera berakhir. Amanah dakwah ini akan beralih ke generasi berikutnya. Saya masih terhenyak tatkala memikirkan kontribusi apa yang sudah saya berikan untuk dakwah ini setahun kebelakang. Sedih rasanya bila mengingatnya, kadang saya malas untuk koordinasi kegiatan, kadang saya hanya memberikan waktu yang tersisa untuk dakwah ini.

Ya Rabb!! Maaf atas semua kelalaian ini.....

My Favorit Blog???

Ada beberapa blog yang sangat saya sukai,, karena di dalamnya terdapat banyak khasanah keilmuan yang dapat saya petik... he,,he,, asa puitis kata-katanya.

kita mulai dengan posisi pertama ada www.ridwansyahyusufachmad.wordpress.com di dalamnya ada menu khusus tentang kegiatan dakwah kampus, tapi yang terpenting adalah artikel-artikelnya bisa dicofy langsung.

Kedua, www.izziblog.wordpress.com isinya link-link Densus 8, insyaAllah komplit-plit. Ada serial dakwah, cinta juga,, dll...

ketiga, www.yahdisiradj.blogspot.com kalo yang ini isinya muacem-muacem, dijamin serUUUu. artikel dakwah, lagu-lagu,iklan-iklan juga ^.^

keempat, www.egimgt.blogspot.com isinya bahasa inggris semua, cocok buat yang mau belajar ke luar negeri,, NGAREP..

kelima, www.dhimaskasep.wordpress.com isinya, he..he,, agak gokil ...(ngabsen......juga)
Mhm,, masih banyak lagi sih tapi ini masalah selera....