RSS

Rindu saat-saat seperti ini…?!








Untuk para Bunda yang ada di rumah, terkadang kita merindukan masa-masa kita tampil dihadapan banyak orang. Terkadang mungkin kita merindukan saat-saat semua mata tertuju ke kita dan memberikan applaus yang meriah. Atau kita sangat merindukan sebuah kompetisi. Juga mungkin rindu mengenakan Blazer dan sepatu hak tinggi.


Mhm,,, Bunda’ apa yang kita rasakan saat  suami mengatakan masakan kita enak atau tidak enak? Kalau saya siiih,, selalu mengasosiasikan satu komen suami dengan seribu audiens. So,, kalau suami bilang enak, berarti seribu orang menyatakan hal yang sama xixixi lebay dot com yaaaaa… (biar berasa menjuari kompetisi memasak dengan dewan juri sebanyak itu)


Yaa….. penghargaan, eksistensi, kinerja, prestasi mungkin skalanya menjadi terasa sempit bagi kita para IRT tulen. Tentunya, hal ini bila dipandang dari segi sosial kemasyarakatan. Tapi sudahlah,, sedikit pujian suami juga bikin kita happy banget kok. Terserah apa kata dunia xixixixi…


Namun, menjadi ibu Rumah tangga tulen, juga terkadang menemui kebosanan. Saya rasa itu hal yang sangat wajar, alias manusiawi bingits. Saya yakin, siapapum orangnya baik pria ataupun wanita, baik bekerja atau pun tidak akan menemui masa kebosanan dalam aktivitas rutinnya. Bahkan yang masih sekolah, juga kuliah, saya rasa ada titik jenuhnya juga.



Lalu bagaimana menyikapi hal tersebut…? Berhenti sejenak dari rutinitas, adalah kuncinya.  Lalu temukan dan lakukan aktivitas yang diluar kebiasaan sebelumnya. Missal, kalau saya pribadi suka makan sendirian di luar, atau belanja sendirian atau minum segcangkir kopi hehehe. Saya rasa setiap orang memiliki moment rechargenya sendiri-sendiri. So,,, yang belum nemu caranya, cobalah untuk menemukannya. 




Keep fight….

Kakak Langit yang dikira TAMPAN



Semenjak saya positif hamil, hampir Sembilan puluh Sembilan persen menebak kalau saya mengandung anak laki-laki. Alasannya karena, katanya tubuh saya tidak mengembang sempurna. Alias Nampak slim ala super model hihihi. Hal itu merupakan tanda paling signifikan untuk mengclaim bahwa anak yang dikandung saya adalah laki-laki. Paririmbon masyarakat Indonesia.

Lalu bagaimana dengan prediksi dokter? Owh… kakak Langitnya agak malu-malu kuda Nil hehehe. Beberapa kali di jadwal USG posisinya tidak On. SO, ngak bisa di intip sama om dokternya. 

Akhirnya baru di bulan ke delapan,, kakak Langit mulai membuka diri. Kata Pak Dokternya, sepertinya Kakak Langitnya Cantik. Walau dokternya ngak bisa nebak dengan yakin. Tapi setidaknya  kakak Langitmya udah beranjak menjadi malu-malu meong.

Akh….. kakak Langitku,, mau Tampan ataukah Cantik dirimu! Pastinya Umi sama Abi sudah lama merindukan kehadiranmu. Jauhhhhhh….. jauhhhhh…. Sebelum Umi sama Abi bertemu dan bersama, masing-masing dari kami sudah mempersiapkan kedatanganmu.

Kalau toh nanti Kakak Langitnya Tampan, Mhm…. Musti lebih Tampan dari Abi yaa,, begitupun sebaliknya hehehehe. Truss yang terpenting adalah semoga Kakak Langit jauh lebih baik dari Umi sama Abi dalam hal kesholehan dan kesholehaannya. Aamiin.

Kakak,, Umi sama Abi sudah tidak sabar untuk bisa melihatmu hadir ke dunia ini.

Jika Istrimu Seorang Ibu Rumah Tangga



Bukankah setiap istri adalah seorang ibu rumah tangga? 

Ibu rumah tangga, ialah ia yang membersihkan tangga yang akan kamu lalui setiap harinya, menuntun kamu dan anak-anakmu untuk melewati setiap anak tangga, ialah ia yang hanya  tersenyum paling bahagia saat kamu dan anak-anakmu mencapai tangga paling puncak, ialah ia yang akan selalu siap menyambutmu ketika kamu jatuh terguling ke anak tangga paling bawah, ialah ia, Ibu Rumah Tangga.

Jika istrimu seorang ibu rumah tangga, kamu harus tahu bahwa bukan hal yang mudah baginya untuk melepas segala pencapaian yang telah dimilikinya.  Akan ada saat dimana orang-orang di sekitarnya menyayangkan keputusannya, Kedua orang tua yang merasa sia-sia telah memberikannya pendidikan yang tinggi, Orang-orang terdekat yang terlanjur memiliki ekspektasi tinggi untuknya. Hai lelaki yang telah membuat seorang wanita ber ”masa depan” cerah melepas karir dunianya hanya untuk merawat dan melayani kebutuhanmu dan anak-anakmu. Maukah kamu menutup telinga dari segala perkataan tak menyenangkan orang-orang. Maukah kamu melapangkan dadamu untuk ia bersandar. Maukah kamu merendahkan bahumu untuk ia meletakkan kepala. Maukah kamu merentangkan kedua tangan untuk memeluk ia, yang lusuh dan lelah mengurus segala keperluanmu yang terlihat sepele??

Jika istrimu seorang ibu rumah tangga, menunggumu di rumah dengan rasa bosan yang sesekali muncul, rasa rindu pada dunia karir yang cemerlang, merasa terpanggil menyajikan bahan presentasi dan dikagumi orang-orang, maukah kamu. Menemaninya dengan perhatian yang cukup membuat ia tersenyum simpul setiap pagi. Menghargai setiap tindakannya dengan ucapan terima kasih yang tulus. Memberikan senyum termanis dan tawa yang membuatnya lupa bahwa ia selalu terkurung di rumah. Menemaninya melihat dunia yang tidak pernah sempat ia lakukan?

Jika istrimu seorang ibu rumah tangga, mungkin ia tak kan punya cukup waktu untuk melihat perkembangan dunia luar, tidak akan punya cukup waktu untuk menjadi modis seperti teman-temanmu diluar sana, tapi pernahkah kamu tahu? 

Ibu rumah tangga, ialah ia yang menjatuhkan dirinya agar kamu terlihat lebih tinggi.

Ialah ia yang menekan egonya demi menghargai kamu sebagai kepalanya.

Ialah ia yang berpura-pura bodoh agar kamu tampak hebat.

Ialah ia yang mencemaskan kamu selagi kamu pulang telat karna bersenang-senang bersama kawan-kawan kerjamu.

Ialah ia yang akan selalu mendengarkan setiap keluh kesahmu.

Ialah ia yang rela menjadi pelampiasan emosimu agar emosimu tetap terkontrol pada orang lain.

Ialah ia yang rela membiarkan dirinya dipandang sebelah mata namun meradang saat kamu disepelekan.

Dear lelaki, menjadi ibu rumah tangga tidak pernah mudah. Bukankah lebih mudah membayar gaji seorang baby sister dan seorang asisten rumah tangga untuk mengurusi segalanya?? Tapi bukankah lebih membahagiakan jika kita bisa berkasih sayang dengan cara yang menurut banyak orang tidak mudah? Cukup temani saja ia, ajarkan saja ia untuk menjadi tempatmu kembali, beri tahu ia bagaimana caranya membuatmu nyaman, bimbing ia untuk melengkapimu.
 
Sumber: http://kurniawangunadi.tumblr.com/post/65739161849/ceritajika-10-jika-istrimu-seorang-ibu-rumah-tangga

Balada di Masa Muda

Ini photo dan kejadian yang sengaja dikait2kan,, ini hanya photo2 yang dibuat iseng sewaktu saya dan sahabat hati belum dipertemukan....

 "Duo Panda yang masih pada Single dan galau"





 "Sebelah Kiri, photo diambil sekitar tahun 2007. Sebelah kanan photo diambil sekitar tahun 2009 heheh,, tapi di latar yang agak mirip bingitsss"






"Kiri 2007, kanan 2013"





"....200?..."
"2013"







"......2008 v/s 2013....."








 "....200?.....2013.....2013....."


"..................................Ahad, 06 Oktober 2013....................................."




Gombal Time,,,

Sudah lamaaaa sekali ngak up date blog, karier menjadi IRT itu ternyata sungguh sangat luar biasa. Jam kerjanya 24 jam penuh. luar biasa sekali...

Sebagai comback lagi nge-Blog,, saya mau posting gambar screen shott Obrolan gombal bersama si sahabat hati,,, Abiii,,, kena dewh....


Menemukan Side Job Impian



............BB punya........
.............Iphone punya.........
..........Tablet punya.........
"Laptop punya tapiiiii masih ngerasa punya penghasilan pas-pasan?"

Yuuk kita kenalan sama DBcN dan oriflame, ternyata kita dapat berpeluang mendapatkan Rp. 500rb/Bulan, Rp. 1 Jt/bulan, Rp. 3 Jt/bulan atau bahkan lebih…...........???

Ini cerita saya:

Sudah lama sekali saya mendengar tentang DBcN dan Oriflame, tapi yaa gitu dehh cukup sekedar tahu saja. Bahwa banyak sekali para Ibu Rumah Tangga dan  yang memiliki karier pun juga sukses di bidang ini. Namun, kesempatan mengenal lebih dalam mengenai DBcN dan Oriflame ternyata datang saat saya sudah resign dari pekerjaan dan memutuskan menjadi IRT sejati.



Hampir sebulan saya mencoba melakukan Bisnis ini, dengan niat iseng coba-coba. Saya coba titip satu katalog, hanya satu katalog pemirsah di tempat Suami bekerja. Alhamdulillah,,, hasilnya saya bisa Tutup Point (Targetnya tercapai).  Lalu, berapa penghasilan saya? 

Tentunya belum berjuta-juta lah wong baru sebulan ini joinnya. Mana modalnya cuman satu katalog, trus itupun hasil nitip ke suami. Karena Dikota yang baru saya belum mendapatkan banyak relasi dan jaringan. Saya mendapatkan cash money Rp < 90.000,00 plus hadiah Produck dari Oriflame senilai Rp. 198.000,00



Semoga, dibulan berikutnya bisa lebih lancar lagi InsyaAllah. Target minimal saya di bulan Mei adalah mendapatkan  The One Wallet senilai Rp. 349.000,00.  Jujur saya belum maksimal menjalankan marketing Online ala DBcN hehehehehe



Yuukkkk yang sama-sama ingin belajar bisnis Online ini, bisa Hubungi saya Via:

FB: Reni Shiren Aulia Nuryanti
Email: reiazura@yahoo.co.id
BB: 3148CFB2/ 7D17AD13
WA: 082115428907

Deodorant versus Smartphone






Beberapa hari sebelum Miladh, sahabat hati saya pernah bilang kalau dia ngak pernah merayakan miladhnya. Saya yang biasanya dua kali setahun jadi bingung xixixi. Setelah berpikir keras, karena pada saat hari H itu akhir bulan, akhirnya saya memutuskan untuk membeli tart mini yang tastenya belum bergaransi. Juga sebuah kado kecil berupa deodorant dengan Merk “Gatsby double protection Cool schok”. Saya rasa pembaca bisa menghitung yaa, berapa budjet yang saya keluarkan xixixi

Singkat cerita, acara kuliner malem diluar, full family plus potong kue dan ngasih kadopun berlalu. Padahal Hari Miladhnya keesokannya, rada-rada ngaco yaa xixixi. Tapi justru yang seru itu keesokan harinya, saya juga ujug-ujug dapet kado. Smartphone.


Selamat bertambah usia sahabat hatiku. Semoga Allah swt menjadikanmu anak terbaik bagi kedua orangtuamu dan mertuamu. Menjadikanmu Kakak Terbaik untuk adik-adikmu. Menjadikanmu adik terbaik bagi kakak-kakakmu. Menjadikanmu saudara terbaik bagi saudara-saudramu sesama muslim. Menjadikanmu suami terbaik untukku. Menjadi Ayah terbaik untuk putra-putri kita kelak. Yaa Rahman, Ya Rahim, sehatkanlah, anugerahkan rizki yang berkah dan berlimpah, panjangkan usianya dalam kebaikan. Kabulkan semua cita-cita dan harapannya. Akhirnya… Engkau kumpulkan kami di dunia ini, maka kelak kumpulkanlah kami di syurgamu. Aamiin.